Berita

Actual Issue


17-04-2013
Hari Kesehatan Sedunia 2013 : Hipertensi The Silent Killer of Death
05-08-2012
KEGIATAN MOCK SURVEY JCI
13-07-2012
presentation nursing by director of nursing royal darwin hospital
23-05-2012
Kunjungan dari AVI ( Australian Volanter Indonesia) dan Representative AUSAID
06-05-2012
Pohon kesan dan pesan di Wing Amerta

Hot News


11-12-2014
BIMBINGAN KARS, RSUP SANGLAH DENPASAR
06-12-2014
PENGAMBILAN NOMOR UJIAN DAN PELAKSANAAN SELEKSI PENERIMAAN PEGAWAI NON PNS DILINGKUNGAN RSUP SANGLAH DENPASAR.
05-12-2014
Pembukaan HUT RSUP Sanglah
04-12-2014
TRI HITA KARANA AWARD HAT TRICK
03-12-2014
PENGUMUMAN REKRUT NON PNS 2014

Penerimaan Pegawai


10-01-2012
Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I (Tes Tulis) Pegawai BLU Non PNS RSUP Sanglah Denpasar Tahun 2012

Pengadaan Barang Jasa


10-10-2014
Pengadaan Alat Kesehatan, Paket Instrument Bedah RSUP Sanglah Denpasar
02-10-2014
Pengadaan Palen-Palen RSUP Sanglah Denpasar
02-10-2014
Pengadaan Pakaian Dinas Pegawai RSUP Sanglah Denpasar
22-09-2014
Pengadaan Alat Non Medis (Incenerator) RSUP Sanglah Denpasar
17-09-2014
Pengumuman Pelelangan Sederhana Pengadaan Alat Kesehatan (Ventilator Dewasa) pada RSUP Sanglah Denpasar

Top Story


28-08-2010
Wujud Kongkret Konsep Green Hospital
01-08-2010
HUT Bidan 2010
15-05-2010
Pelatihan penyegaran anggota pengamanan dan penertiban lingkungan
07-02-2010
Gizi Seimbang Kunci Hidup Sehat dan Produktif
23-11-2009
PERGANTIAN PEJABAT DI LINGKUNGAN RSUP SANGLAH DENPASAR
Berita sebelumnya...

Hot News > Buku Pedoman Bimbingan Mahasiswa Keperawatan/Kebidanan

29-08-2010

Buku Pedoman Bimbingan Mahasiswa Keperawatan/Kebidanan

Buku Pedoman Bimbingan Mahasiswa Keperawatan / Kebidanan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar
Usaha Membentuk Pendidikan yang Terpadu dan Terintegrasi


Kecuali hari libur sepertinya tidak ada hari lenggang di Rumah Sakit Umum Pusat  Sanglah Denpasar. Pada jam kerja Senin sampai Sabtu selalu disibukan dengan lalu lalang pengunjung baik itu pasien, pengunjung, pegawai dan peserta pendidikan entah itu mahasiswa keperawatan, bidan ataupun mahasiswa kedokteran termasuk juga para residen. Hal ini adalah salah satu konsekwensi RSUP Sanglah sebagai rumah sakit pendidikan yang tidak saja memiliki fungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, namun juga sebagai tempat pendidikan dan peneletian. Kondisi ini semakin menambah crowded-nya situasi sehari – hari di RSUP Sanglah yang memang terbatas akan lahan parkir.

Agar semuanya berjalan optimal tentu membutuhkan pengaturan yang cermat antara pendidikan, penelitian  dan pelaksanaan pelayanan, sehingga mutu pelayanan, pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh RSUP Sanglah dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan outcome yang baik pula. Fenomena ini telah diantisipasi oleh Bagian Pendidikan dan Pelatihan RSUP Sanglah salah satunya dengan menerbitkan Buku Pedoman Bimbingan Mahasiswa Keperawatan / Kebidanan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar.

Dr. Arya WS Duarsa,MM, Kepala Bagian Pendidikan dan Pelatihan RSUP Sanglah yang membidangi masalah pendidikan di RSUP Sanglah saat dikonfirmasi Amerta terkait penerbitan buku ini mengatakan, jumlah mahasiswa melakukan praktek yang semakin banyak merupakan konsekwensi logis dari status RSUP Sanglah sebagai Rumah Sakit pendidikan kelas A. “Sebagai rumah sakit pendidikan kelas A,Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar saat ini telah menjadi wahana praktek dari berbagai institusi pendidikan di seluruh Indonesia. Konsekwensi dari hal tersebut menyebabkan jumlah mahasiswa yang praktek bertambah banyak. Agar tujuan praktek tercapai dengan baik, maka perlu disusun buku pedoman yang mengatur tentang pengorganisasian mahasiswa di lapangan, termasuk tata tertib mahasiswa, penetapan clinical instructor dan clinical teacher serta penentuan jumlah ideal mahasiswa per ruangan”, ujar dokter yang akrab dipanggil arik ini.

Dalam keterangannya, ia menjelaskan buku ini merupakan hasil dari workshop tentang Bimbingan Mahasiswa oleh Instruktur Klinik keperawatan RSUP Sanglah yang diselenggarakan pada Bulan Juli 2009 yang diikuti dari Instruktur Klinik RSUP Sanglah, beberapa rumah sakit jejaring serta beberapa institusi pendidikan yang menjadikan RSUP Sanglah sebagai wahana praktek. Lebih lanjut dokter asal Tabanan ini berharap buku yang diluncurkan ini dapat menyamakan persepsi yang mungkin selama ini masih berbeda antara Clinical Instruktur dengan Clinical Teacher. “Saya berharap buku pedoman ini dapat menjadi alat penyamaan persepsi antara Clinical Instruktur dengan Clinical Teacher tentang model bimbingan, persiapan bimbingan, pelaksanaan bimbingan dan evaluasi bimbingan. Untuk itu telah disusun juga tentang format – format untuk mendukung kegiatan tersebut, yang tentunya akan disesuaikan dengan format dari institusi pendidikan”, harap dokter yang mahir berpuisi ini.

Dan tentunya dengan selesainya Buku pedoman Bimbingan Mahasiswa Keperawatan / kebidanan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah ini akan dapat mendukung pengembangan pendidikan dan memberi dampak pada mutu pelayanan/asuhan keperawatan sehingga peserta didik dapat merasakan dan juga turut mewujudkan hakekat profesional di bidang keperawatan. Diakhir penjelasanya, dokter arik sangat berterima kasih pada semua pihak, terutama Dirut RSUP Sanglah dan jajarannya atas dukungan yang telah diberikan sehingga buku ini dapat terbit. “ Sebagai akhir kata, kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Direktur Utama RSUP Sanglah beserta jajaranya dan juga kepada Institusi pendidikan Keperawatan/Kebidanan yang telah mempercayai dan memilih RSUP Sanglah sebagai wahana praktek. Kami berharapsemua pihak dapat terus memberikan masukan dan kritik yang membangun agar bimbingan yang telah dilakukan terhadap peserta didik menjadi lebih baik dan lebih baik lagi”, ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama RSUP Sanglah, Dr. Wayan Sutarga, MPHM menyambut baik terbitnya buku ini. “Saya menyambut gembira dengan terbitnya buku ini, karena sebagai rumah sakit pendidikan, RSUP Sanglah mempunyai fungsi pelayanan, pendidikan, dan penelitian yang harus dikelola secara terpadu dan terintegrasi. Buku pedoman ini saya harapkan dapat mengatur ketiga fungsi itu dengan baik sehingga dapat mewujudkan RSUP Sanglah menjadi wahana pendidikan yang baik”, katanya.

Dr. Sutarga mengibaratkan antara pendidikan dan pelayanan seperti dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan dan saling mempengaruihi. ”Saya mempercayai konsep yakni pelayanan dan pendidikan seperti dua sisi mata uang. Oleh karena itu diharapkan pelayanan yang baik akan memberikan pendidikan yang baik, dan pendidikan yang baik akan menghasilkan pelayanan yang baik pula. Sehingga muaranya pelayanan dan pendidikan yang baik akan otomatis menghasilkan penelitian yang baik”, jelas dokter penekun yoga ini.

Lebih lanjut dalam penjelasannya dokter yang lama bertugas di Sulawesi ini menyampaikan, pendidikan perawat saat ini diarahkan untuk dapat membentuk perawat yang profesional, humanis dan nasionalis untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi – tingginya dan berkeadilan. Demikian pula program pendidikan harus terstruktur, terukur dan mampu memberikan kontribusi maksimal untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.
“Berangkat dari hal ini, oleh karenanya kami selalu berupaya agar mahasiswa yang datang dan melakukan praktek klinik di RSUP Sanglah agar mendapatkan kesempatan praktek yang seluas – luasnya dengan tidak mengabaikan pelayanan yang diberikan serta etika pada saat memberikan pelayanan, karena hanya dengan itu cita – cita yang diharapkan dapat terwujud”, ujarnya.

Penerbitan buku yang mengatur proses pendidikan keperawatan/kebidanan di RSUP Sanglah ini semakin menegaskan peran RSUP Sanglah sebagai pelaku dunia kesehatan khususnya dalam hal pendidikan keperawatan. Karena buku merupakan warisan luhur, kedepannya diharapkan lahir buku – buku lain yang tidak saja mengatur pedoman perawat namun juga mengatur entah itu dokter muda, residen ataupun tenaga kesehatan lainnya. Sehingga pendidikan dan pelayanan di RSUP Sanglah dapat berjalan secara terpadu dan terintegrasi sesuai dengan harapan Direktur Utama RSUP Sanglah.

 
  Website resmi Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar Bali (www.sanglahhospitalbali.com)